Batik Antik

Setelah Keris kini batik juga telah mendapatkan pengakuan dr UNESCO,untuk itu di sini kami juga meyediakan dan siap menerima, mencarikan batik-batik antik. Batik antik adalah batik-batik kuno, tulis dan memiliki motif-motif yang langka, jarang ada di masyarakat umum. seperti halnya motif, tambal, gegod (yang kusus dipakai sebagai kelengkapan uba rampe), Surya kembar, Abimanyu, Putri Solo model jogja, mintaraga,mega mendhung,pringgandani dll.

seperti batik dengan motif kawung, Pola Kawung ini sebenarnya agak mirip dengan pola ceplok, akantetapi karena diduga motifnya lebih kuno dari pola ceplok,maka dijadikan pola tersendiri. Ada anggapan kalau pola ini diinspirasi dari belahan buah aren.Namun menurut Rouffaer,pola kawung ini berasal dari pola grinsing,suatu pola yang disebutkan dalam kitab Pararaton(kitab Para Raja),sebagai pola yang dipakai para raja jaman dahulu. Ada juga motif Asmaradana seperti gambar di bawah ini yang memiliki makna asmara itu cinta kasih,dana itu berbagi…jadi motif untuk berbagi cinta kasih bagi semua saja,baik keluarga,teman,dan lingkungan…

Motif Cuwiri digunakan pada upacara mitoni dan menggendong bayi.Makna filosofisnya,cuwiri bersifat kecil-kecil.Pemakai diharapkan tampak pantas/harmonis.

Motif grompol dipakai oleh ibu mempelai putri pada saat siraman.Makna grompol adalah berkumpul atau bersatu.Diharapkan berkumpulnya segala sesuatu yang baik-baik,seperti rezeki,keturunan,dan kebahagiaan hidup.

Motif ini disebut juga Satriya Manah,digunakan dalam upacara pisowanan(menghadap raja) dan upacara lamaran biasa dipakai calon mempelai laki-laki,makna yang diharapkan semoga keinginannya terkabul atau ‘memanah’ hati calon mempelai wanita.

Motif Sido Luhur latar putih ini biasa digunakan pada upacara mitoni(upacara masa kehamilan 7 bulan).Kain ini digunakan bagi perempuan saat hamil pertama kali.Makna filosofisnya yang menggunakan diharapkan selalu dalam keadaan gembira.Sido berarti kejadian,Luhur berarti kemuliaan.Jadi mengandung pengharapan atau doa,semoga kelak keturunannya menjadi manusia yang berbudi luhur dan mulia.

Motif Batik Cakar Ayam digunakan pada upacara mitoni(masa 7 bulan kehamilan) dan dipakai orang tua pengantin pada saat upacara tarub(siraman).Makna filosofisnya ialah melambangkan agar seseorang yang berumah tangga sampai keturunannya nanti dapat mencari nafkah sendiri atau hidup mandiri.

Motif Batik Gringsing Peksi…motif Gringsing ini seperti sisik-sisik ular,dengan gambaran bulatan-bulatan kecil dengan satu titik di dalamnya..Sumber-sumber dari Jawa Timur pada tahun 1275(zaman Singasari) menyebutkan adanya pola gringsing,yang hanya dipakai di kalangan para bangsawan dan Raja..

Motif batik ini biasanya dipakai untuk penari-penari Bedhaya di Karaton Surakarta,semisal Bedhaya Ketawang yang sangat disakralkan.

Pola ini merupakan salah satu pola batik yang tertua,berupa silang yang diberi tambahan garis-garis pada ujungnya dengan gaya melingkar ke kanan atau ke kiri.Motif seperti ini terkenal dalam kebudayaan kuno di seluruh dunia dengan nama swastika.Di Nusantara motif ini tidak hanya terdapat pada seni batik saja,namun juga pada karya-karya seni yang lain.Kata banji,berasal dari dua suku kata yaitu ban yang artinya sepuluh dan ji yang berarti seribu,suatu perlambang murah rejeki atau kebahagian yang berlipat ganda.Pola banji ini sangat mungkin karena pengaruh kebudayaan China. Motif batik banji ini nama lainnya dalam istilah Jawa adalah balok bosok(balok busuk).Dalam perkembangannya pola banji mengalami perubahan-perubahan diantaranya mendapat tambahan rangkaian daun-daunan dan bunga-bungaan.

kami juga menyediakan produk jadi,dengan bahan baku batik-batik lawasan. antara lain:baju gamis wanita,smok anak,mini skirt(rok mini),celana pendek sexy,baju koko dll.
batik3

batik1

Popularity: 27%

Related posts:

  1. Batik nitik kemukus dan jayakirana
  2. Batik Wahyu Tumurun
  3. Batik Lasem
  4. Batik Parang Klithik
  5. Pamor Teja Kinurung