Bismilah…Galinggang jati wujudhing dhupa, winur jati kukusing dhupa, niat ingsun gugah daya panguwasane wesi aji. jim setan ana gedong wesi, den jaga para wali, kinunci para Nabi,kinacingan dening Alloh,wesi aji sira tangiyo, ingsun kongkon….iki pangandikaning Alloh. Innama amruhu idha arodha…..kun fayakun.
MANTRA II
Keris Dikutugi menyan jam 12 malam,berdiri menghadap utara, MANTRANYA : yehohowa iman sari sukma mulya tinampananpadha sukma, telek erang araning wesi, tir putih putih araning waja, manirasa rasa araning cahya. Sira sapa lan duwe daya panguwasa apa. ingsun ngadeg tejane kuning
Silakan dicoba dengankeyakinan dan niat yang baik juga kuat, SEMOGA BERHASIL
Popularity: 30%
Belum tersedia artikel yang setipe dengan ini.
mantram yang hebat,…sy rasa bila dicoba akan berhasil..
silakan diuji coba mas pudji
Ass. Kalau keris ada di tempat lain ( bukan ada di hadapan saya ) tetapi memang ada rencana diserahkan ke saya, apa cara nayuh – nya sama mas atau perlu/tidak…? Kebetulan saya punya kasus spti itu, suwun
kalo menurut saya,hampir semua keris memiliki doa yg bagus oleh empunya.apalagi kalo keris tersebut pemberian biasanya memiliki angsar yg bagus.ada pernah teman bercerita bahwa ia sering mendapatkan perlambang atau firasat sebelum mendAPATKAN KERIS,ADA KEJADIAN2 Yg kadang tidak disadari sebelumnya.
Matur nuwun pencerahannya, Mas apakah dlm membaca mantra ada laku puasanya Mas?, klo ada berapa hri dan puasa biasa apa mutih Mas?, Maturnuwun.
ini tanpa puasa,,,,jika hendak dilambari dengan puasa lebih bauk…kerana untuk lebih cepat mencapai ketajaman jiwa
Mohon ijin untuk berbeda pendapat dan pendekatan. Keris adalah hasil seni olah wesi aji yang kesemuanya berasal dari iron-ore. Al Qur’an menyatakan secara amat gamblang bahwa wa anzalna hadida fihi ba’syun syadidun wa manafi’u linnasi wa liya’lamallahu mayyanshuruhu wa rasuluhu bil ghaibi innallaha qawwiyun aziz (Allah SWT telah menurunkan wesi aji yang mengandung kekuatan yang dahsyat di dalamnya dan memiliki manfaat yang banyak bagi manusia serta menjadi sarana Allah untuk menguji siapa yang membela agamanya dan para rasulnya. Sungguh Allah maha kuat lagi perkasa).
Oleh sebab itu amat wajar keris dapat menunjukkan macam-macam manifestasi kedahsyatannya. Namun pada akhirnya terpulang kembali pada diri kita masing-masing untuk menyikapinya sesuai kaidah yang digariskan oleh Allah SWT atau secara sadar atau tidak sadar kita menjadi memberhalakannya dengan konsekuensi seperti sebagian umat nabi Musa as yang berhasil diperdayakan dan disesatkan oleh Empu Samiri yang pada akhirnya Samiri menjalani hukuman buang dan tosan ajinya dibakar dan dibuang ke laut. Bergaul dengan tosan aji secara proporsional dengan landasan ilmu dan tuntutan yang benar insya Allah akan membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi diri sendiri maupun umat seperti teladan para wali. Wallahu’alam bishawab!
ya pak sarwi, sebenarnya itulah harapan kita. ini akan berlanjut pada pembahasan jagad ageng juga jagad gede. sebenarnya memanglah apa yg tlah ada di luar diri juga ada di dalam tubuh kita.seperti bagaimana para guru2 spiritual untuk lebih mengutamakan kitab telesnya,atau al quran qodim, jadi sebenarnya kuncinya pada laa haula wa laa quata illa bil;lah. ,sedangkan keris yg disandang para wali selain berfungsi sebgai akulturasi budaya juga berfungsi sebgai “lantaran seperti halnya nabiyil musa dg tongkatnya”..Rahayu
matur nuwun rawuhipun